Pinjaman Online

Pinjaman online adalah salah satu kemudahan yang diberikan oleh perusahaan fintech. Pinjaman ini bisa dilakukan oleh siapa saja yang memenuhi syarat tanpa memandang batasan tertentu. Hal ini juga karena komitmen perusahaan penyedia jasa pinjaman online yang ingin membantu kebutuhan ekonomi setiap orang.

Proses pinjaman online juga sangat cepat karena memanfaatkan dunia digital yang sudah modern. Bahkan proses pencairan dana pinjaman tidak sampai 24 jam. Berbeda dengan pinjaman dari lembaga konvensional yang membutuhkan waktu hingga 7 hari masa kerja. Itu pun apabila pinjaman Anda telah disetujui.

Meskipun begitu, bukan berarti karena pinjaman online bisa dilakukan oleh siapa saja, Anda bisa dengan bebas meminjamnya. Tentu ada beberapa persyaratan yang wajib Anda lengkapi, seperti kartu identitas hingga pekerjaan. Karena itu pula sebaiknya Anda meminjam ketika benar-benar membutuhkannya.

Bahkan ada juga calon nasabah yang tidak bisa mendapatkan dana pinjaman karena beberapa faktor. Biasanya mereka adalah yang kurang teliti dalam menyiapkan setiap persyaratan dari perusahaan pinjaman online. Lalu apa saja faktor yang memberi pengaruh terhadap pinjaman disetujui atau tidak?

Persyaratan Pinjaman Online Tidak Lengkap

Meskipun persyaratan pinjaman online tidak sebanyak pinjaman KTA bank, namun Anda tetap perlu melengkapinya. Umumnya persyaratan yang diminta adalah kartu identitas, alamat domisili, slip gaji, pas foto, serta pekerjaan Anda. Selain persyaratan berupa dokumen, Anda juga perlu memenuhi standar dari perusahaan fintech tersebut.

Anda harus berumur 21 hingga 60 tahun serta merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Selain itu berkas atau dokumen yang akan Anda unggah juga harus memiliki kualitas bagus. Jika dokumen tersebut kurang jelas biasanya perusahaan pinjaman online akan memberikan Anda sebuah notifikasi untuk mengunggah ulang dokumen tersebut.

Karena itu, sebelum Anda mengunggah semua dokumen persyaratan, cek terlebih dahulu apakah ada yang kurang. Anda juga perlu melihat ulang dokumen tersebut apakah kualitasnya sudah bagus apa belum. Semakin cepat Anda menyelesaikan proses ini maka pencairan dana pinjaman online juga akan semakin cepat.

Dokumen Pinjaman Online Tidak Singkron

Seringkali hal ini dianggap sepele oleh para calon nasabah pinjaman online. Namun nyatanya ini merupakah hal sederhana yang berdampak besar bagi kelancaran pinjaman tersebut. Jika berniat meminjam modal, maka antara nama yang ada dalam rekening dan nama Anda harus sama tanpa adanya perbedaan.

Misalnya jika nama Anda di KTP adalah A dan nama rekening adalah B, sudah pasti perusahaan tidak akan mencairkan pinjaman tersebut. Perusahaan pinjaman online akan menaruh rasa curiga kepada Anda. Bisa saja Anda dianggap menyalahgunakan dokumen pribadi orang lain untuk kepentingan pribadi.

Jika memang Anda memiliki nama rekening yang berbeda, sebaiknya meminta bantuan pada saudara yang lain. Cobalah meminta bantuan untuk melakukan pinjaman online demi memenuhi kebutuhan darurat. Jika nama dokumen singkron maka perusahaan akan segera mencairkan permintaan pinjaman yang diajukan tersebut.

Pinjaman Online Melebihi Limit

Meskipun memberikan banyak sekali kemudahan, namun pinjaman online memiliki kelemahan bahwa limit pinjaman yang tidak terlalu tinggi. Ini karena sistem pinjaman tidak membutuhkan tatap muka secara langsung. Dengan kata lain, Anda akan diberikan batasan tertentu ketika meminjam modal atau dana di perusahaan fintech.

Biasanya limit pinjaman online di perusahaan fintech tidak lebih dari 5 juta, apalagi untuk Anda yang baru pertama kali menggunakan jasa ini. Meskipun ada beberapa perusahaan fintech yang memberikan limit cukup besar hingga puluhan juta, namun itu tidak banyak beredar di masyarakat.

Karena itu jika limit perusahaan pinjaman online 5 juta, lalu Anda mengajukan pinjaman sebesar 10 juta, maka perusahaan tidak akan mencairkannya. Karena itu sebelum Anda memutuskan melakukan pinjaman, kenali terlebih dahulu limit pinjaman. Dengan begitu Anda bisa meminimalisir kesalahan tersebut.

Di luar Wilayah Pinjaman Online

Memang benar bahwa perusahaan fintech penyedia jasa pinjaman online memberikan kemudahan kepada setiap orang. Namun bukan berarti bisa dinikmati oleh setiap orang di pelosok negeri. Saat ini masih belum banyak perusahaan fintech yang mampu menjangkau setiap wilayah yang ada di Indonesia.

Jika sudah melakukan proses pinjaman dan tempat tinggal Anda berada di luar wilayah operasional, bisa jadi pengajuan akan ditolak. Bukan hanya karena di luar wilayah operasional, namun juga karena akan menyulitkan perusahaan. Apalagi ketika Anda telat membayar tagihan kepada perusahaan sehingga menyulitkan pihak korporasi.

Karena itu, sebaiknya Anda melihat terlebih dahulu apakah perusahaan pinjaman online tersebut beroperasi di seluruh wilayah atau tidak. Atau wilayah Anda sudah masuk ke dalam wilayah operasional perusahaan apa belum. Dengan begitu Anda bisa menghindari usaha yang sia-sia dengan mengajukan ke perusahaan yang tidak bisa membantu.

Perusahaan Pinjaman Online Sulit Menghubungi Anda

Satu hal lagi yang membuat mengapa pinjaman Anda tidak bisa dicairkan oleh perusahaan, yaitu Anda sulit dihubungi. Ketika melakukan pendaftaran, perusahaan pasti meminta nomor kontak yang bisa dihubungi. Jadi sebaiknya Anda mengisi kolom ini dengan kontak pribadi supaya lebih mudah nantinya.

Jika Anda sulit dihubungi perusahaan pinjaman online, maka pengajuan setidaknya akan ditangguhkan. Atau risiko paling besar adalah pinjaman tidak bisa dicairkan meskipun semua dokumen persyaratan terpenuhi. Karena itulah cek kembali kontak Anda apakah sudah benar atau belum supaya terhindar dari hal tersebut.

Jika sudah mengetahui faktor apa yang dapat memengaruhi proses pinjaman online, tentu saat ini Anda bisa melakukan pinjaman tanpa khawatir. Anda bisa mengunjungi situs https://www.cekaja.com/pinjaman-online untuk memulai proses pinjaman. Dijamin selama persyaratan terpenuhi, pinjaman online Anda akan dicairkan.